Keranjang Bu Maryam, Melestarikan Kerajinan Anyaman sebagai Potensi UMKM Desa Podosoko
Penulis
Akmal Zufa Fathurrahman - KKN-PPM UGM 2026
Kategori
UMKM
Diterbitkan Pada
Senin, 3 Agustus 2026

Podosoko – Kerajinan anyaman merupakan salah satu potensi usaha yang masih bertahan dan terus dikembangkan oleh masyarakat Desa Podosoko. Di Dusun Sambo, salah satu pelaku UMKM yang menekuni bidang tersebut adalah Keranjang Bu Maryam, yang dikelola oleh Bapak Bero dan Ibu Maryam.
Berlokasi di RT 03, Dusun Sambo, Desa Podosoko, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, usaha ini telah berdiri sejak tahun 2011. Berfokus pada produksi keranjang anyaman, Keranjang Bu Maryam menghadirkan produk kerajinan yang memiliki nilai guna sekaligus mencerminkan keterampilan masyarakat lokal.
Dengan ketelitian dan pengalaman dalam membuat anyaman, setiap keranjang diproduksi dengan mengutamakan kualitas, kekuatan, serta kerapian. Produk-produk tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan rumah tangga maupun aktivitas lainnya, sehingga tetap memiliki nilai ekonomis di tengah perkembangan berbagai produk modern.
Keberadaan Keranjang Bu Maryam menjadi salah satu bukti bahwa kerajinan tradisional masih memiliki peluang untuk terus berkembang. Selain menjadi sumber mata pencaharian keluarga, usaha ini juga berperan dalam menjaga dan melestarikan keterampilan menganyam yang telah diwariskan dari generasi ke generasi di masyarakat.
Pemerintah Desa Podosoko terus berupaya mendukung perkembangan UMKM melalui pendataan dan pemanfaatan teknologi digital sebagai media promosi. Dengan semakin dikenalnya berbagai produk unggulan desa, diharapkan kerajinan lokal seperti Keranjang Bu Maryam dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.
Melalui dedikasi dan semangat dalam mempertahankan kerajinan tradisional, Keranjang Bu Maryam diharapkan dapat terus berkembang serta menjadi salah satu UMKM yang membanggakan Desa Podosoko.