Keranjang Pak Sulis, UMKM Anyaman Dusun Sambo yang Bertahan Sejak Era 1990-an
Penulis
Akmal Zufa Fathurrahman - KKN UGM 2026
Kategori
UMKM
Diterbitkan Pada
Kamis, 30 Juli 2026
Podosoko – Di tengah perkembangan zaman, kerajinan tradisional tetap menjadi salah satu potensi ekonomi yang terus bertahan di Desa Podosoko. Salah satu pelaku UMKM yang masih konsisten menjalankan usaha tersebut adalah Keranjang Pak Sulis, yang dikelola oleh Bapak Sulis dan Ibu Suryati (Pak Mahfud) di Dusun Sambo.
Berlokasi di RT 01 RW 10, Dusun Sambo, Desa Podosoko, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, usaha kerajinan ini telah dirintis sejak era 1990-an. Selama puluhan tahun, Keranjang Pak Sulis memproduksi berbagai jenis keranjang anyaman yang dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga maupun kegiatan lainnya.
Keahlian dalam membuat keranjang diwariskan dan terus dipertahankan hingga kini. Setiap produk dibuat dengan mengutamakan ketelitian dan kualitas sehingga menghasilkan keranjang yang kokoh, fungsional, serta memiliki nilai seni sebagai hasil karya masyarakat lokal.
Keberadaan Keranjang Pak Sulis menjadi bukti bahwa UMKM berbasis kerajinan masih memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat Desa Podosoko. Selain menjadi sumber mata pencaharian keluarga, usaha ini juga turut melestarikan keterampilan tradisional yang telah menjadi bagian dari identitas masyarakat Dusun Sambo.
Pemerintah Desa Podosoko terus berupaya mendukung pengembangan UMKM melalui pendataan dan pemanfaatan teknologi digital. Salah satunya dengan mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan Google Maps dan Google Business Profile agar produk lokal semakin mudah dikenal dan dijangkau oleh masyarakat luas. Desa Podosoko sendiri memiliki beragam potensi ekonomi yang terus dikembangkan sebagai bagian dari pembangunan desa.
Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade, Keranjang Pak Sulis diharapkan dapat terus berkembang, mempertahankan kualitas produknya, serta menjadi salah satu kebanggaan UMKM Desa Podosoko yang mampu mengangkat potensi kerajinan lokal ke pasar yang lebih luas.